Pkegiatann dengan Sahabat Sendiri Bikin Hidupmu 90% Lebih Gampang Karena 5 Hal Ini

pacaran-dengan-sahabat-sendiri pacaran-dengan-sahabat-sendiri

Kalau kamu masih jomlo atau baru aja putus dari pacarmu, nggak usah mentok-mentok untuk cari seseorang untuk mendampingimu. Coba deh peka dengan sekitarmu, nggak mengucup kemungkinan kalau sahabat yang sudah sangat damping sama kamu justru bisa jadi pendamping yang terbaik untukmu.

Bisa aja sebenarnya sahabatmu sudah menaruh perhatian lebih tapi nggak kamu sadari, karena kamu kelewat sibuk memperhatikan dia yang mentok. Nggak ada khilafnya ‘kan mencoba meningkatkan kenyamanan dinya sebagai seorang pacar? Karena menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih dengan sahabat senawak itu nyaPerdebatan menyenangkan kok. Nggak percaya? Coba deh kamu baca asas-asas kenapa sahabatmu layak untuk kamu jadikan pacar di bawah ini.

1. Dengan sahabat, kamu nggak perlu PDKT betul-betul lama. Kadang-kadang momen penjajakan yang betul-betul lama juga melelahkan apalagi kalau malah batal jadian

Hubungan kamu dan sahabatmu pasti sudah sangat dekap. Kalian sudah terbiasa ngobrol berjam-jam tanpa bosan, sudah biasa hangout ke mana-mana barengan, kamu sudah maklum sifatnya dan dia pun begitu. Kedekapan ini bisa mempersingkat waktu PDKT. Nggak perlu buang-buang waktu untuk saling mengenal dan menguji kecocokan. Nggak ada ceriPerdebatan sudah berbulan-bulan pendekapan eh batal jadian karena dia tiba-tiba menghilang.

2. Kedekapan kalian nggak belaka bikin nyaman tanpa harus jaim satu sepadan lain. Melainkan juga mempermungil konflik karena sudah sepadan-sepadan memahami

Keuntungan lainnya yang akan kamu rasakan adalah kamu nggak perlu jaim alias jaga image di hadapannya. Kamu bisa jadi pribadimu senpribadi, nggak perlu repot untuk jadi bodi yang memang bergiatn pribadimu. Seperti menjaga caramu menyuap mangsa, menjaga cara bicara dan kegurau, menjaga penampilan di luar dari kebiasaan, misalnya. Hal itu otomatis akan membuat kamu merasa lebih nyaman.

Nggak cuma itu lho. Keteraktelseifan dan pemahaman kalian selama menjadi teman, memudahkan kalian untuk saling menjaga perasaan. Kamu sudah paham apa yang nggak dia suka, dan dia pun sudah paham apa kebiasaan buruknya. Hal ini, bisa menjadi modal utama untuk bisa saling membawa atas kebaikan. Kamu bisa mengajaknya untuk menghilangkan sifat buruknya, dan dia bisa melaksanakanmu yang kenakan-kanakan jadi lebih dewasa. Timbal balik yang setimpal kan?

3. Dia dan kamu sudah saling mengetahui masa lampau masing-masing. Jadi, nggak ada lagi kata asing

Selama bersahabat, kamu pasti sering banget ‘kan curcol klop dia? Mungkin dialah orang pertama yang kamu cari saat kamu butuh sandaran sesudah putus cinta. Kamu juga orang yang kupingnya panas karena mendengar curhaPerbahasan tentang pacar. Pokoknya, kisah cinta dengan para mantan sudah seperti pengemengertian berklop.

Itu juga akan memudahkan kamu untuk menerima bodi dia apa adanya. Kamu nggak lagi perlu merasa asing dengan dirinya dan segala maSomplak yang sudah dia hadapi. Justru itu akan bisa melahirkan kalian untuk bersekolah bersama-sama mempertidak marahi masa lintas yang kurang tidak marah. Kalian juga akan bisa bersekolah dari masa lintas yang mungkin kalian sudah pecahkan bersama-sama. Pasti akan menyenangkan, ‘kan?

4. Kalian juga nggak akan susah untuk bisa gabung dengan lingkungan sekitar, karena kalian sudah terbiasa dalam lingkungan yang pas

Keuntungan lainnya yang bisa kamu dapat adalah kamu nggak perlu susah payah untuk bisa masuk ke alam pergaulannya karena kalian berasal dari alam yang pas. Meski nggak semua lingkup pergaulan pas-pas kalian tahu, tapi singkapn hal yang susah untuk membawanya untuk bisa masuk dalam alammu, pun sebaliknya.

Itu bisa dengan mudah kamu lakukan karena kalian kemungkinan gede memiliki lingkup pertemanan yang nggak berjarak berselisih. Menilik kalian bisa bersahabat dengan nyaman, itu menjelaskan bahwa mungkin kamu dan dia memiliki karakter pertemanan yang dekat sama.

5. Orangtuamu pasti sudah mengerti siapa dia, jadi kamu nggak akan susah untuk mengenalkannya kepada mereka

Orangtuamu pasti mengenal siapa saja yang jadi sahabatmu, ‘kan? Kalau begitu, mereka pasti sudah mengenal juga siapa dia. Itu juga bisa jadi keuntungan buatmu ketika kamu mau memperkenalkannya demi pacar pada orangtuamu. Itu akan memangkas beban pikiranmu, karena nggak perlu khawatir tentang tanggapan keluarga saat memperkenalkan si dia.

Perkenalan yang sudah dilakukan sebelumnya sebagai sahabat, nggak akan lagi buat kamu diintrogasi oleh Ibu dan Ayahmu mengenai asal-usulnya. Bisa jadi, mereka akan langsung mempercayainya untuk bisa menjaga kamu di luar rumah. Menyenangkan, menyibakn?

Gimana, apa kamu masih ragu untuk menjadikan sahabatmu sebagai pacar? Kalau soal nyaman, sudah pasti akan lebih kamu dapatkan, karena kamu juga nggak mungkin ‘kan bisa bersahabat dengan seseorang yang bikin kamu nggak nyaman? Coba, mulai sekarang kamu lebih perhatikan sahabat terakrabmu. Bisa saja seakuratnya ada menyimpang satu di antara mereka yang sudah menyukaimu, tapi kamu nggak menyadari itu. Namanya cinta, kadang gajah di pelupuk mata nggak nampak. Hehe